Jumat, 27 April 2012

Balas Kekalahan di Bengkulu

Persitema Temanggung mengusung misi balas dendam saat menjamu PS Bengkulu dalam lanjutan Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Indonesia (PT LI), Stadion Bumi Phala, Temanggung, Sabtu (28/4).

Persitema akan menurunkan kekuatan terbaiknya. Itu bertujuan, agar Laskar Bambu Runcing tidak mengalami kekalahan untuk kedua kalinya. Maklum saja, pada pertemuan pertama di kandang PS Bengkulu, pasukan arahan Musarodin takluk dengan skor 2-1.

"Karena itu, kami ingin membalas kekalahan menyakitkan tersebut. Kini, kondisi dan semangat tim jauh lebih bagus. Serta, fisik para pemain tengah bugar. Sehingga, optimisme dalam meraih kemenangan begitu besar, ditambahkan trend positif berlaga di kandang 2 kali Persitema menang atas para tamunya" terang pelatih Persitema, Musarodin.




Modal lainnya yang membuat asa Musarodin begitu tinggi, yakni perubahan besar-besaran yang terjadi pada skuadnya. Jeda putaran kedua Divisi Utama, dimanfaatkan betul oleh manajemen dengan mendatangkan  pemain-pemain berkualitas guna menambah kekuatan.

Hasilnya, didapat tiga legiun asing Carter Konah, Anthony Jomah Ballah, dan Arsene Ntolo. Dibarisan pemain lokal, terdapat Yusuf Sutan Muda, Fajar Listiantara, M Yunus dan Origenes Kambuaya.

"Karena itu, dengan materi yang ada, manajemen menuntut kemenangan dari tim pelatih. Kemenangan sangat bermanfaat untuk membantu Persitema memperbaiki posisi di klasemen sementara," tuturnya.

Dari 11 kontestan Grup I Divisi Utama, Persitema barada di peringkat kesepuluh dengan poin dua belas hasil 14 kali pertandingan. Menempel di bawahnya, terdapat PSGL Gayoluwes dengan 2 poin dari 13 pertandingan.

sumber : bolabanget.com

Senin, 23 April 2012

Persitema Atasi Persitara

Persitema Temanggung berhasil mengatasi tamunya Persitara Jakarta Utara 2-0, dalam laga lanjutan putaran kedua kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Bumi Phala, kemarin, dua gol kemenangan tuan rumah tercipta di babak kedua.

Gol pertama dicetak Sumariyanto menit ke-71 yang memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti lawan. Selang 15 menit kemudian, pemain asing Ntolo Arsene Aime menggandakan kemenangan.

Wasit Bachtiar dari Nangroe Aceh Darussalam mengeluarkan satu kartu merah untuk pemain Persitara, Nurcholis Hamdi. Dia dikeluarkan karena menyikut muka pemain Persitema.

Pelatih Persitara Syamsul Bachri mengatakan, permainan anak-anak asuhannya menurun drastis pada babak kedua. Terutama, setelah tiga pemain pilar mereka diganti pemain cadangan.

”Pemain cadangan kami belum sepenuhnya siap turun dalam pertandingan ini, kualitas mereka juga masih setingkat di bawah pemain inti. Karena itu, permainan kami kemudian menurun,” tuturnya.

Pelatih Persitema Musarudin menyatakan, meski menang namun para pemainnya masih belum bisa mengatur ritme permainan. Selain itu, kombinasi permainan bola-bola panjang dan pendek juga belum dapat diterapkan dengan baik.

Rabu, 18 April 2012

PERSITEMA GAGAL MERAIH POINT DI YOGYAKARTA

Ambisi sebagai tim tamu Persitema Temanggung untuk mencuri point gagal terwujud setelah menyerah 2-0 dari tuan rumah PSIM Yogyakarta pada lanjutan Kompetisi Divisi Utama di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (16/4). Dua gol Laskar Mataram, masing diciptakan Topas Pamungkas menit 54 dan Emile Linkers menit 79.
Kemenangan yang diraih Nova Zainal dan kawan-kawan ini, disambut gembira suporter dan seluruh menejemen Laskar Mataram. Sebab kemenangan ini, makin mengokohkan posisi PSIM Yogyakarta pada papan atas klasemen sementara dengan 31 poin, sekaligus mengamankan peluang tim kebanggaan warga Kota Yogyakarya ke babak delapan besar.
Turun dengan kekuatan penuh Persitema beberapa kali sempat membahayakan gawang PSIM Agung Prasetya dalam menjaga gawangnya. Kombinasi lini tengah yang dikomando Fajar Listiyantara dan kawan-kawan, mampu merepotkan pertahanan Laskar Mataram.
Beruntung, permainan Agung cemerlang hingga gempuran yang dilakukan tim tamu dapat dijinakkan. Laskar Mataram sendiri baru bisa bangkit pada 20 menit akhir babak pertama. Aksi individu Emile Linkers yang tak jadi dicadangkan beberapa kali membahayakan gawang Persitema. Namun, masih gagal menjebol gawang Persitema Temanggung.

Selepas turun minum, Laskar Mataram langsung menggeber serangan dengan lebih berani melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan. Namun tim tamu tak ingin menyerah begitu saja. Fajar Listiyantara dan kawan-kawan balik menyerang dan sempat membahayakan gawang PSIM.
Lewat skema serangan dari sisi kanan, PSIM memaksa terjadinya kemelut di depan gawang Angga Syatari menit ke-54. Topas Pamungkas yang berada tepat di depan gawang langsung mengeksekusinya melalui tendangan keras dan berbuah gol.

Gol Topas ternyata mampu memicu datangnya gol lain bagi Laskar Mataram. Linkers menambah keunggulan tuan rumah 2-0 melalui eksekusi bola mati menit ke-79. Sepakan kaki kirinya dari sisi kiri pertahanan lawan meluncur deras ke gawang Angga hingga babak kedua berakhir kedudukan tetap tidak berubah.
Usai pertandingan Hanafing, mengatakan timnya sempat kesulitan menembus pertahanan Persitema di babak pertama. Bola-bola panjang yang diperagakan anak asuhnya tak berjalan efektif. Namun perubahan strategi di babak kedua membuahkan hasil dengan lahirnya dua gol.

"Kami akui babak pertama kami kesulitan membongkar pertahanan lawan. Anak-anak banyak main bola atas, tapi tidak efektif. Kami ubah di babak kedua dengan tidak terlalu banyak main bola panjang. Hasilnya memuaskan," katanya.

Sementara Musarodin, Pelatih Persitema mengakui keunggulan tuan rumah. Menurut dia, tuan rumah unggul dari sisi kualitas. Apalagi, PSIM didukung pemain asing yang cukup baik. Bahkan, gelandang jangkung mereka Cristian Adelmund cukup merepotkan anak asuhnya.

"Kami akui kami memang kalah kualitas dan kalah persiapan. Anak-anak tadi sempat bilang, mereka terganggu dengan Adelmund. Tapi itulah keuntungan tuan rumah yang punya pemain dengan postur di atas rata-rata," kata dia.Ambisi tuan rumah PSIM Yogyakarta, meraih poin penuh terwujud setelah mengalahkan Persitema Temanggung 2-0 pada lanjutan Kompetisi Divisi Utama di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (16/4). Dua gol Laskar Mataram, masing diciptakan Topas Pamungkas menit 54 dan Emile Linkers menit 79.

Kemenangan yang diraih Nova Zainal dan kawan-kawan ini, disambut gembira suporter dan seluruh menejemen Laskar Mataram. Sebab kemenangan ini, makin mengokohkan posisi PSIM Yogyakarta pada papan atas klasemen sementara dengan 31 poin, sekaligus mengamankan peluang tim kebanggaan warga Kota Yogyakarya ke babak delapan besar.

Turun dengan kekuatan penuh PSIM justru kedodoran di awal laga lantaran serangan Persitema beberapa kali sempat membahayakan gawang PSIM Agung Prasetya dalam menjaga gawangnya. Kombinasi lini tengah yang dikomando Fajar Listiyantara dan kawan-kawan, mampu merepotkan pertahanan Laskar Mataram.
Beruntung, permainan Agung cemerlang hingga gempuran yang dilakukan tim tamu dapat dijinakkan. Laskar Mataram sendiri baru bisa bangkit pada 20 menit akhir babak pertama. Aksi individu Emile Linkers yang tak jadi dicadangkan beberapa kali membahayakan gawang Persitema. Namun, masih gagal menjebol gawang Persitema Temanggung.

Selepas turun minum, Laskar Mataram langsung menggeber serangan dengan lebih berani melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan. Namun tim tamu tak ingin menyerah begitu saja. Fajar Listiyantara dan kawan-kawan balik menyerang dan sempat membahayakan gawang PSIM.
Lewat skema serangan dari sisi kanan, PSIM memaksa terjadinya kemelut di depan gawang Angga Syatari menit ke-54. Topas Pamungkas yang berada tepat di depan gawang langsung mengeksekusinya melalui tendangan keras dan berbuah gol.

Gol Topas ternyata mampu memicu datangnya gol lain bagi Laskar Mataram. Linkers menambah keunggulan tuan rumah 2-0 melalui eksekusi bola mati menit ke-79. Sepakan kaki kirinya dari sisi kiri pertahanan lawan meluncur deras ke gawang Angga hingga babak kedua berakhir kedudukan tetap tidak berubah.
Usai pertandingan Hanafing, mengatakan timnya sempat kesulitan menembus pertahanan Persitema di babak pertama. Bola-bola panjang yang diperagakan anak asuhnya tak berjalan efektif. Namun perubahan strategi di babak kedua membuahkan hasil dengan lahirnya dua gol.
"Kami akui babak pertama kami kesulitan membongkar pertahanan lawan. Anak-anak banyak main bola atas, tapi tidak efektif. Kami ubah di babak kedua dengan tidak terlalu banyak main bola panjang. Hasilnya memuaskan," katanya.

Sementara Musarodin, Pelatih Persitema mengakui keunggulan tuan rumah. Menurut dia, tuan rumah unggul dari sisi kualitas. Apalagi, PSIM didukung pemain asing yang cukup baik. Bahkan, gelandang jangkung mereka Cristian Adelmund cukup merepotkan anak asuhnya.
"Kami akui kami memang kalah kualitas dan kalah persiapan. Anak-anak tadi sempat bilang, mereka terganggu dengan Adelmund. Tapi itulah keuntungan tuan rumah yang punya pemain dengan postur di atas rata-rata," kata dia.

Minggu, 15 April 2012

Persitema Pulihkan Stamina dan Atur Strategi di Jogjakarta

Persitema kabupaten Temanggung langsung ke Yogyakarta dari Surabaya untuk pemulihan stamina dan mengatur strategi bertanding, melawan PSIM pada laga lanjutan Divisi Utama PT Liga Indonesia, di stadion Kridosono, Senin (16/4).

" Persitema dari Surabaya Jumat, dan sampai di Yogya, Sabtu pagi. Sejumlah pemain kondisinya masih kelelahan. Diharapkan pulih saat melawan tuan rumah PSIM," kata Pelatih Persitema Musyaroddin, Sabtu (14/4).

Dikemukakan, keletihan terjadi diantaranya karena perjalanan yang jauh, yakni di Surabaya dan kondisi cuaca yang sering terjadi perubahan secara ekstrim. " Pertandingan yang keras dan penuh emosi di Surabaya, Kamis lalu juga menguras fisik," ujarnya.

Istirahat yang dilakukan di Surabaya dan di Yogya diharapkan segera memulihkan stamina dan mentalitas bertanding. Melawan Persebaya, Persitema kalah 0-1. Untuk pertandingan dengan PSIM, pihaknya berusaha dapat mencuri poin.

Dikemukakan, tim pelatih telah melakukan program latihan pemulihan stamina sembari berlatih strategi bertanding melawan tuan rumah. Persitema beruntung laga dengan Persebaya tersebut tidak ada pemain yang cidera, sehingga dapat diturunkan ketika lawan PSIM.

PSIM sebagai tuan rumah tentu akan peragakan menyerang, seperti saat mengalahkan Persip Pekalongan. Sehingga di persiapkan strategi juga untuk meredamnya,

" Kami telah mempelajari permainan terakhir PSIM. Kami akan berusaha meredam PSIM, dan mendapatkan poin," katanya.

Dikatakan, di Yogyakarta pemain juga akan menjajal stadion untuk beradaptasi dengan lapangan, diraharapkan pemain menyesuaikan.

sumber : krjogja.com

Sabtu, 14 April 2012

Persitema Konsentrasi Lawan PSIM

Persitema kabupaten Temanggung harus bangkit usai kalah melawan Persebaya dan berkonsentrasi untuk melawan PSIM Yogyakarta pada laga lanjutan Divisi Utama PT Liga Indonesia, di Stadion Mandala Krida, Senin (16/4).

" Kami konsentrasi melawan PSIM, usai kalah di partai tandang dengan Persebaya, Kamis (12/4)," kata Manajer Persitema Yunianto, Jumat (13/4).

Seperti halnya Persebaya, PSIM adalah tim kuat bahkan kini di pemuncak klasemen barat, setelah berhasil menghempaskan Persip Pekalongan tanpa balas, 3-0 pada hari yang sama.

Namun pihaknya tidak gentar. Melawan PSIM timnya justru termotivasi untuk bermain total dan lebih baik dibanding saat melawan Persebaya. 'Laskar bambu runcing' akan membuktikan meski sebagai tim baru, tetapi jangan dipandang sebelah mata dan patut diperhitungkan.

" Pertandingan akan disiarkan langsung olah stasiun TV swasta, kesempatan bagi Kami untuk membuktikan kekuatan Persitema saat ini," katanya.

Dua striker, Ntolo Arsen dan Orry Kambuaya siap bermain lebih bagus. Begitu pun dengan Ballah sebagai penggalang serangan, dan Carter Bakle yang ditugasi sebagai komandan pertahanan. " Kami siap bertanding, kendati pertandingan melawan PSIM sangat berat," katanya. 

Pelatih Kepala Persitema Musyaroddin menambahkan kelelahan fisik usai bertanding di Surabaya diharapkan akan segera pulih. " Kami siapkan pemulihan stamina, dan mental agar pemain bisa bermain bagus dan dapat menerapkan strategi saat bermain dengan PSIM," katanya.

sumber : krjogja.com

Jumat, 13 April 2012

Persitema Kalah Tipis Dari Tuan Rumah Persebaya


Persebaya, yang bertanding di kompetisi Divisi

Utama (DU) PT Liga Indonesia mengalahkan

tamunya, Persitema dengan skor 1-0, Kamis

(12/4/2012) sore ini. Satu gol Persebaya DU

dicetak penyerang lokal, Anton Irawan.

Tuan rumah bermain dominan sejak menit

awal. Hasilnya, babak pertama masuk menit

kedelapan, Anton Irawan sukses merobek jala

Persitema yang dijaga Angga Sayatri.

Meneruskan umpan dari Charles Parker, Anton

yang berdiri bebas mudah saja mengecoh kiper

Angga. Skor 1-0 bertahan hingga memasuki 15

menit awal babak pertama.

Setelah kebobolan di menit awal, Persitema

mencoba untuk bangkit. Peluang mereka

dapatkan lewat striker asing Arsene Aime Ntolo

di menit ke-18. Sayang hakim garis terlebih dulu

mengangkat bendera tanda offside. Setelah itu

laga berjalan berimbang. Kedua tim terlibat jual

beli serangan. Meski tuan rumah lebih unggul.

Hingga masuk 25 menit pertandingan, skor 1-0

belum bergeming.

Pada menit ke-33, Anton kembali mendapat

peluang emas. Meneruskan umpan Parker,

Anton merangsek masuk ke kotak pertahanan

Persitema. Ia mencoba mengirimkan umpan ke

Obiora. Sayang bola datang terlalu deras. Dalam

sudut sempit, Obiora melepaskan tendangan

keras. Kali ini bola membentur tiang gawang

sebelah kanan.

Memasuki 10 menit akhir babak pertama, tim

tamu Persitema dalam tekanan. Kiper Angga

Syatari berulang kali berjibaku untuk

menghalau bola. Sepanjang babak pertama,

Persitema memang lebih sering bertahan dan

mengandalkan serangan balik. Sayang ketika

mereka menyerang, hakim garis selalu

mengangkat bendera. Skor 1-0 pun bertahan

hingga jeda laga.

Babak kedua pertandingan antara Persebaya

dengan Persitema dalam lanjutan Divisi Utama

(DU) PT Liga Indonesia, Kamis (12/4/2012) sore,

berjalan monoton. Tak hanya itu, belasan

peluang tuan rumah tak mampu dikonversi

menjadi gol.

Tuan rumah masih bermain menyerang di awal

babak pertama. Hanya saja penyelesaian akhir

mereka amsih lemah. Peluang yang didapat

selalu ketika masuk kotak pertahanan

Persitema. Sementara itu, pertandingan

berjalan cenderung keras. Hingga 15 menit awal

babak kedua, wasit sudah mengeluarkan dua

kartu kuning untuk Zaenal Abidin (57′) dan

Idrus Gunawan (60′).

Memasuki menit ke-65, pertandingan cenderung

membosankan. Tak satupun peluang emas

didapat oleh tuan rumah. Disiplinnya

pertahanan Persitema membuat mereka sulit

ditembus. Mereka juga lebih memaksimalkan

serangan balik. Sayang peluang mereka kerap

gagal karena terjebak offside.

Sementara itu, Yusuf Ekodono yang ditunjuk

sebagai pelatih sementara menggantikan

Subangkit, sudah dua kali melakukan

pergantian. Dua pemain dimasukkan, yakni

Wahyu Setiyanto dan Khabib Syukron. Yusuf

menarik dua legiun asing, Richard Obiora dan

Charles Parker. Sedangkan Persitema sendiri

menarik Carter Konan dan digantikan Adik

Sumarno.

Anton Irawan yang menjadi lone striker juga

tak mampu memaksimalkan peluang yang ia

dapat. Salah satunya di menit ke-73. Mendapat

unpan datar dari Khabib, Anton terlambat

bergerak sehingga bola dapat diamankan Angga

Syatari. Tahu permainan Anton tak

berkembang, Yusuf pun menggantikannya

dengan Supaham menit ke-75.

Pada menit ke-78, pertandingan sempat terhenti

saat Imam Yulianto terlibat adu mulut dengan

Yusuf Sutan. Beruntung kejadian ini tak

berlangsung lama. Memasuki 10 menit akhir

laga, penonton mulai masuk ke pinggir

lapangan. Aksi ini dapat diredam aparat

keamanan yang berjaga di lapangan.

Di menit ke-83 kapten Cucu Hidayat melepaskan

tendangan keras dari luar kotak. Sayang masih

tipis berada di sisi kanan gawang. Selanjutnya,

peluang datang dari Khabib, kali ini bola dapat

ditepis kiper. Setelahnya, tuan rumah tetap

menekan dan unggul dalam peluang. Tapi

hingga pluit panjang, skor 1-0 tak bergeming.

Sumber : bolainddo.com

Published with Blogger-droid v2.0.4

Meski kalah tetep puas




Bola.net - Pelatih Persitema Temanggung,

Musorodin mengaku puas meski ia gagal

mencuri angka di Stadion Gelora 10

Nopember, Surabaya, Kamis (12/4).

Baginya kekalahan tipis 0-1 atas Persebaya

Surabaya dalam lanjutan Divisi Utama (DU)

PT Liga Indonesia tetaplah hasil yang tidak

mengecewakan.

"Kami sempat ketar-ketir bakalan kebobolan

banyak karena baru menit-menit awal kami

sudah kecolongan. Di babak kedua kami

hanya mengantisipasi agar Persebaya tak

cetak gol banyak. Tapi kedua tim sama-sama

down usai turun minum," bebernya dalam

konferensi pers pasca pertandingan.

Musorodin mengakui kalau skuadnya kali ini

baru saja mengalami perombakan besar-

besaran. Maka dari itu ia hanya menargetkan

minimal seri atau kalah dengan tak banyak

gol di laga ini.

Ia mengungkapkan, "Hampir 70 persen

pemain kami baru saja dirombak. Maka dari

itu kami tak muluk-muluk dan sebisa mungkin

menargetkan hasil seri saja."

"Sebagai pelatih saya rasa itu berat. Tapi

ternyata, dengan waktu pendek, pefoma tim

mulai nampak. Itu yang membuat saya

puas,"tandasnya.


Sumber : bola.net

Published with Blogger-droid v2.0.4

Rabu, 11 April 2012

Misi Curi Poin, Persitema Bawa 18 Pemain Ke Surabaya

Menjalani laga tandang melawan Persebaya di stadion 10 November, pada laga lanjutan Divisi Utama PT Liga Indonesia, Kamis (14/4), Persitema kabupaten Temanggung membawa 18 pemain. Pemain baru, Carter Baklie asal Liberia termasuk dalam daftar pemain yang akan diusung.

Manajer Persitema Yunianto Selasa (10/4) mengatakan 18 pemain yang dibawa adalah yang siap bertanding, pemain yang cidera tidak turut di bawa. Dengan kehadiran Carter, Persitema kini diperkuat tiga pemain asing. Dua pemain lainnya yakni Antoni Jomah Ballah di pemain tengah dan Ntolo Arsene Aime pemain serang. " Carter satu negara dengan Ballah," tegasnya

Dikemukakan Carter merupakan pemain baru di Indonesia. Meski telah sampai di Temanggung, Minggu (8/4) dan ikut berlatih dengan pemain lainnya, namun masih menunggu hasil verifikasi dari PSSI dan PT LIga Indonesia, untuk bisa diturunkan.

" Kami telah dapat kepastian ijin segera keluar, hanya soal administrasi saja, katanya.

Dengan begitu saat dijamu Persebaya, Kamis (12/4), bisa diturunkan untuk memperkuat barisan pertahanan yang dirasa masih ada kelemahan. Carter, juga bisa diposisikan sebagai libero, tambahnya.

Dikemukakan adanya tambahan tiga pemain luar negeri yang berkualitas bagus diharapkan Persitema bisa lebih bersaing dengan kesebelasan lainnya, dan merangsek ke papan tengah .

" Setidaknya kami telah bisa mengalahkan Persip Pekalongan, kini giliran Persebaya dan diharapkan bisa mencuri poin," katanya.

sumber : krjogja.com

Senin, 09 April 2012

Persitema Berambisi Mencuri Point di Surabaya

Melawan Persebaya di Surabaya dalam lanjutan Divisi Utama PT. Liga Indonesia pada 12 April nanti, Persitema kabupaten Temanggung terus berlatih untuk meningkatkan stamina dan kekompakkan tim. " Persitema pacu latihan untuk tingkatkan stamina, terutama para pemain lokal," kata pelatih Persitema Musyaroddin, Sabtu (7/4).

Dikemukakan kurang primanya stamina pemain antara lain disebabkan paska sakit, dan kurang berlatih semasa libur. Padahal kurang primanya stamina akan berpengaruh pada tidak berjalannya strategi permainan. Sehingga stamina harus digenjot.

" Masih ada waktu untuk peningkatan stamina, sambil berlatih strategi yang akan dijalankan tim," ujarnya.

Untuk kerjasama tim, diterangkannya telah terus meningkat, bahkan lebih bagus dibanding saat melawan Persip Pekalongan yang dimenangkan dengan skor tipis 1-0.

Pemain luar, Ntolo Arsene Aime asal kamerun, penyerang dan Antonio Jomah Ballah asal Liberia, pemain tengah sudah menyatu dengan pemain lainnya, baik di dalam maupun di luar lapangan.

" Mereka banyak membantu pemain lokal dalam mematangkan mental bertanding, dan kemampuan individu maupun tim," ujar dia.

Dikatakan, Persitema akan berusaha untuk mencuri poin saat dijamu Persebaya. Seperti halnya saat arek-arek Surabaya itu bertanding di Temanggung yang berhasil mencuri poin penuh dengan kemenangan 2-1.

Rabu, 04 April 2012

Persitema Unggul Kandaskan Persip 1 - 0

Unggul jumlah pemain, Persitema Temanggung berhasil melampiaskan dendam pada Persip Pekalongan, dengan menang tipis 1-0 pada laga lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Bhumi Phala Temanggung, Senin (2/4). Saat di jamu Persip Pekalongan, pada putaran pertama lalu, Persitema kalah telak 1-3.
Gol semata wayang laskar bambu runcing itu dipersembahkan Ntolo Arsene Aime, pada menit ke 14, setelah mendapat umpan dari Antonio Jomah Ballah, dalam sebuah kemelut perebutan bola di depan gawang Persip yang dijaga Nurul Subhk.
Pada pertandingan itu, wasit Rozikin mengumbar empat kartu kuning dan tiga kartu merah. Kartu kuning untuk Adik Sumarno dan Didik Darmadi dari Persitema serta Agung Prasetyo dan Augustus Y Nemely dari Persip. Sedangkan kartu merah diberikan pada Deny Nurdiansyah (Persitema), Rozikin dan Nur Coyo (Persip).
Kendati telah unggul 1-0, tim tuan rumah terus menekan pertahanan tim Persip dan pada menit ke-24, Ntolo Arsene Aime nyaris membuahkan gol, namun tendangan keras itu dapat diantisipasi penjaga gawang Nurul.
Permainan kedua tim sedikit memanas, bahkan pada menit ke-79 pertandingan sempat dihentikan sekitar empat menit karena terjadi kericuhan. Kericuhan berawal saat, wasit Iwan Sukoco memberikan kartu merah pada pemain depan Persip, Rozikin setelah melakukan pelanggaran keras terhadap kapten Persitema, Idrus Gunawan. Hal ini membuat ofisial Persip protes sambil menendang minuman botol ke dalam lapangan. Kondisi tersebut membuat pendukung Persitema marah dan justru melempari ofisial tersebut dengan botol minuman dari atas tribun.
Pelatih Persitema, Musarodin, menyampaikan terima kasih kepada anak asuhnya yang telah berhasil memetik poin penuh meskipun hanya menang tipis. " Permainan ini sebagai yang terbaik. Terlebih, Persitema baru mulai latihan Senin (1/4), karena ada pemaian yang baru bergabung kemarin," katanya.

sumber : krjogja.com